Jeremy Teti
Jeremy Teti
Siapa yang tak kenal sosok yang pernah
berada di lingkungan jurnalistik yaitu Jeremy Teti, yang lahir di Atambua, Nusa Tenggara Timur tepatnya 31 Maret 1968. Beliau sampai saat ini belum menikah padahal orang tuanya sangat menginginkanya untuk segera menikah.
Jeremy Teti mulai mengawali karir dengan bergabung di stasiun televisi SCTV sebagai announcher continuity di wilayah Surabaya, Jawa
Timur sekitar 26 tahun silam. Tepat pada 24 Agustus 1996, Jeremy Teti untuk
pertama kalinya dipercaya memandu siaran on air sebagai presenter di SCTV
bersama Ira Koesno, dalam program Liputan 6 Pagi.
(sumber : Google Image)
Semenjak saat itu, Jeremy Teti mulai menjejaki karier baru di dunia penyiaran berita dan mulai mendapat tempat di hati para pemirsanya. Perjalanan jurnalistik pria kelahiran 31 Maret 1968 itu makin diacungin jempol lantaran ia pernah hampir mati saat melakukan liputan mengenai konflik di Timor Timur. Saat itu, Timor Timur yang masih menjadi bagian dari Indonesia menjadi kawasan rentan kericuhan dan konflik bersenjata. Sementara Jeremy Teti dikirim ke wilayah yang tengah memanas itu, menjelang keputusan referendum sekitar tahun 1998. Gaya bicara dan salam penutup yang khas adalah salah satu daya tarik yang membuat masyarakat terngiang-ngiang akan penampilanya saat membawakan berita.
Berkat kegigihannya sebagai seorang jurnalis, Jeremy Teti berhasil meraih sejumlah penghargaan, termasuk memenangi piala Panasonic Award dalam kategori Presenter & Talkshow Berita 2014 setelah lima kali masuk nominasi. Nama Jeremy Teti kemudian lebih dikenal lagi oleh generasi lebih muda setelah sebuah video speech composing berjudul Jeremy Teti Nyanyi! - BBM Campuran diunggah oleh pemusik Eka Gustiwana pada tahun 2013.
Setelah video itu viral, Jeremy kemudian dipercaya untuk mengisi berbagai acara TV mulai dari memandu acara hiburan hingga bermain sinetron. Jeremy Teti lalu memutuskan untuk mundur dari dunia jurnalistik pada 1 Agustus 2014. Ia meninggalkan profesi lamanya sebagai pembaca berita di stasiun televisi SCTV dan memilih untuk berfokus sebagai presenter di dunia hiburan.
Sepanjang
tahun 2013-2014 Jeremy Teti mengisi dua acara sekaligus di stasiun TV yang
berbeda, di antaranya, acara bincang-bincang di MNCTV dan acara berita infotaiment yang tayang di Trans TV.
Popuaritas
Jeremy kian meroket lewat memandu acara hiburan Seleb.com di
stasiun RTV selama dua tahun berturut-turut, 2014-2015. Disusul acara Mission X di Trans TV serta acara Poci di O Chanel tahun 2015.
Selain itu, bakat akting Jeremy Teti dari seorang presenter berita pantas di acungin jempol. Pasalnya, ia berhasil membintangi beberapa sinetron seperti Tunjuk Satu Bintang yang tayang di MNCTV pada 2014 serta Kecil-Kecil Mikir Jadi Manten tayang di ANTV pada 2017 lalu.
Belakangan sosok Jeremy Teti tak lagi terlihat di layar kaca televisi. Ia justru kembali muncul dengan kabar buruk dan mengaku mengidap dua penyakit serius, yakni batu ginjal dan gangguan jantung. Penyakit tersebut sudah diderita sejak lama namun Jeremy Teti tetap berjuang untuk kesembuhan dari penyakitnya tersebut.
Walaupun sudah tidak menjadi pembawa berita namun Jeremy masih aktif di dunia hiburan pertelevisian tanah air dan masih sering diundang dalam acara seminar-seminar sebagai narasumber dari bidang jurnalistik. Salah satu topik bahasan saat menjadi seminar ialah perbedaan isi televisi jaman dahulu dan sekarang.
Sumber :
https://today.line.me/id/v2/article/Perjalanan+Jeremy+Teti+Pembaca+Berita+Hingga+Penghibur-D0eRwV
(Showbis.com)

Mantul mbak Devi sangat bermanfaat 👍
BalasHapus